MAMOSALATO– Dakwah bukan sekadar menyampaikan materi di atas mimbar, melainkan tentang bagaimana ilmu sampai kepada mereka yang paling membutuhkan, di tempat yang paling menantang. Pada Jumat (31/07/2026), tim Da'iyyah Dewan Dakwah Morowali Utara kembali menyambangi Desa Winangabino, Kecamatan Mamosalato, untuk melaksanakan kajian rutin bersama ibu-ibu Majelis Ta’lim Pemboto.
Perjalanan Menembus Medan Menantang
Perjalanan menuju lokasi bukanlah perkara mudah. Tim Da'iyyah yang terdiri dari Muthi' Annafi'ah Ilham, Maria Asril Pau, dan Rita Wulan Tika harus menempuh perjalanan selama dua jam menggunakan sepeda motor. Medan yang dilalui pun cukup ekstrem, menanjak dengan kondisi jalan yang rusak di beberapa titik. Namun, semua rasa lelah itu seolah sirna ketika mereka disambut dengan hangat oleh para ibu-ibu di desa tersebut.
Membentengi Aqidah: Bahaya Tathayyur
Kajian yang berlangsung pukul 14.00 hingga 15.00 WITA ini mengusung tema krusial: "Bahaya Tathayyur (Thiyarah) Bagi Tauhid".
Tema ini dipilih bukan tanpa alasan. Di tengah masyarakat, masih banyak yang belum menyadari bahwa menggantungkan nasib pada benda, hewan, atau tanda-tanda mistis tertentu—yang dikenal sebagai Tathayyur—dapat merusak kemurnian tauhid. Dalam pemaparan materi, para Da'iyyah menjelaskan bagaimana kebiasaan ini dapat menggerogoti iman seseorang tanpa disadari.
Semangat Belajar yang Tak Pernah Padam
Meskipun jama’ah yang hadir berjumlah sekitar 7 orang, suasana kajian justru terasa lebih intim dan hidup. Para ibu-ibu di Majelis Ta’lim Pemboto menunjukkan antusiasme yang luar biasa.
Di sela-sela kesibukan bekerja, mereka tetap meluangkan waktu untuk hadir. Sesi tanya jawab menjadi momen paling dinanti, di mana para jama'ah aktif berdiskusi. Semangat belajar yang tinggi inilah yang menjadi bahan bakar utama bagi tim Da'iyyah untuk terus kembali ke desa ini setiap dua pekan sekali.
"Mereka bukan hanya sekadar pendengar pasif. Semangat mereka untuk bertanya dan berdiskusi membuktikan bahwa rindu akan ilmu agama di pelosok sangatlah besar," ujar salah satu tim Da'iyyah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah kecil dalam memperkokoh benteng aqidah masyarakat, khususnya di wilayah pelosok Morowali Utara. Dewan Dakwah terus berkomitmen untuk hadir, melayani, dan membimbing umat di manapun mereka berada.